Peserta Sekolah Rumah Dijamin

Anak-anak sekolah rumah alias homeschooling yang selama ini terkendala untuk berpindah jalur ke pendidikan formal maupun mengikuti ujian nasional mulai mendapatkan solusi. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengeluarkan payung hukum yang melindungi hak-hak anak sekolah rumah untuk mendapatkan layanan pendidikan setara di jalur pendidikan pilihannya.

Pegiat sekolah rumah terus berkembang, baik yang dilakukan keluarga maupun bergabung dalam komunitas sekolah rumah. Sekitar 15.000 peserta didik diperkirakan menjalani sekolah rumah di sejumlah daerah.

Ketua Asosiasi Sekolah Rumah dan Pendidikan Alternatif (Asah Pena) Budi Trikorayanto, di Jakarta, Senin (23/2), mengatakan, adanya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 129 Tahun 2014 tentang Sekolah Rumah, merupakan pengakuan terhadap eksistensi pendidikan keluarga lewat sekolah rumah yang selama ini sering didiskriminasi.

Menurut Budi, ini pertama kali istilah sekolah rumah masuk dalam peraturan perundangan. Aturan itu menjamin hak pendidikan anak-anak sekolah rumah untuk diakui setara dan difasilitasi berpindah jalur serta ikut ujian nasional (UN) atau UN kesetaraan.

”Kami harap aturan segera disosialisasikan kepada dinas pendidikan dan sekolah formal yang seringkali kurang mendukung dan memahami sekolah rumah,” ujar Budi yang mendirikan komunitas Sekolah Rumah Pelangi di Tangerang, Banten.

Dikira putus sekolah

Budi mengatakan, anak-anak sekolah rumah yang umumnya usia sekolah, tidak memiliki nomor induk siswa sehingga dianggap anak putus sekolah. Selain itu, aturan yang ada baik di dinas pendidikan daerah maupun pemerintah pusat sering kali menghambat peserta sekolah rumah, baik untuk berpindah jalur maupun ikut UN, termasuk UN kesetaraan.

Ketua Umum Asah Pena Seto Mulyadi menjelaskan, sekolah rumah menghadirkan pendidikan menyenangkan dan mengembangkan potensi anak. Pendidikan ditekankan untuk membangun karakter anak serta mengembangkan keunikan, bakat, dan minat anak yang dirasakan hilang ketika anak di sekolah dan dituntut untuk seragam.

 

sumber : edukasi.kompas.com

Pencarian Terkait:

Tags: #homeschooling #Indonesia #menteri #nasional

Inilah Penentu Kelulusan SNMPTN 2016
Inilah Penentu Kelulusan SNMPTN 2016
Meski masih memasuki proses pendaftaran, para siswa
Praktik baik dalam Pelaksanaan MOS / OSPEK di SMPN 12 Jakarta
Praktik baik dalam Pelaksanaan MOS / OSPEK di SMPN 12 Jakarta
Senin 27 Juli 2015 Merupakan hari pertama
Pemerintah Berencana Tingkatkan Daya Tampung Sekolah
Pemerintah Berencana Tingkatkan Daya Tampung Sekolah
Pemerintah berencana meningkatkan daya tampung sekolah secara

Comments are closed.

Must read×

Top