Yuk Cari Tahu tentang Pengertian Warga Negara !

Pengertian warga negara pada dasar nya sangat sederhana. Meski pun begitu, nyata nya masih banyak di antara kita yang belum mengetahui pengertian warga negara yang sebenarnya dimana terkadang masih disamakan dengan pengertian penduduk. Padahal, meski pun terkesan sama, dua hal ini pada dasar nya merupakan dua hal yang berbeda.

campus-1345574_1280

Pengertian Warga Negara

Warga negara dapat di artikan sebagai setiap orang yang bertempat tinggal di suatu Negara tertentu dimana ia memiliki keterkaitan hukum dan peraturan yang berlaku di negara tersebut serta diakui oleh negara tersebut dengan bukti berupa dokumen – dokumen kewarganegaraan tertentu (biasanya berupa paspor kewarganegaraan).

Di Indonesia sendiri, permasalahan warga negara di atur pada Undang – Undang Pasal 26, yang isinya:

  1. a) Yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara,
  2. b) Penduduk ialah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia.
  3. c) Hal-hal mengenai warga negara dan penduduk diatur dengan undang-undang.

arabs-618749_1280

Asas Kewarganegaraan

Sampai saat ini tercatat ada dua macam asas kewarganegaraan yang dianut oleh mayoritas negara di seluruh penjuru dunia. Dua asas kewarganegaraan tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Asas Ius Soli atau pun Asas Kelahiran

Dalam asas Ius Soli penerapan status kewarganegaraan akan ditentukan dengan mengikuti negara tempat kelahiran. Dalam hal ini, jika seorang anak dilahirkan di negara – negara yang menganut asas Ius Soli, maka secara otomatis ia akan menjadi warga negara tempat kelahiran nya tersebut, bahkan meski pun orang tua yang melahirkan nya sama sekali bukan warga negara tersebut.

Contoh nya: Budi dilahirkan di Negara A yang menganut asas kewarganegaraan Ius Soli. Secara otomatis sejak pertama kali dilahirkan, budi akan dianggap sebagai warga negara A tanpa memperhatikan status kewarganegaraan ke dua orang tua nya. Dalam hal ini, tidak peduli apakah orang tua Budi merupakan warga negara A atau bukan, negara A akan tetap menganggap Budi sebagai warga negara nya yang resmi, hingga Budi menentukan / memutuskan untuk mundur dan beralih menjadi warga negara lain (jika Budi berkehendak).

  1. Asas Ius Sanguinis atau pun Asas Keturunan

Dalam asas Ius Sanguinis, penerapan status kewarganegaraan akan ditentukan dengan mengikuti status kewarganegaraan orang tua yang melahirkan nya. Dalam hal ini, jika seorang anak dilahirkan dari pasangan orang tua yang berkewarganegaraan A yang menganut asas Ius Soli, maka secara otomatis anak tersebut akan dianggap oleh negara A sebagai warga negara nya, tanpa memandang tempat kelahiran anak tersebut.

kids-143022_1280

Contoh nya: Anto dilahirkan dari pasangan orang tua yang berkewarganegaraan B yang menganut asas kewarganegaraan Ius Sanguinis. Dalam hal ini, secara otomatis, negara B akan menganggap Anto sebagai warga negara resmi nya tanpa memandang tempat kelahiran Anto sama sekali. Jadi meski pun Anto dilahirkan di luar negara B, negara B akan tetap menganggap Anto sebagai warga negara resmi nya hingga ia memutuskan untuk keluar atau pun menanggalkan status kewarganegaraan nya secara resmi.

passport-315266_1280

Pengaplikasian Asas Kewarganegaraan dan Masalah yang Timbul Karenanya

Dalam pengaplikasian nya, setiap negara pada dasar nya dibebaskan untuk memilih menggunakan asas kewarganegaraan yang mana. Dalam hal ini, karena dibebaskan menggunakan sistem asas kewarganegaraan yang mana saja (boleh memilih di antara dua asas kewarganegaraan tersebut), terjadi lah perbedaan asas antara satu negara dengan negara lain nya. Dan dalam kondisi tertentu perbedaan penggunaan asas kewarganegaraan ini terkadang dapat menimbulkan permasalahan kewarganegaraan, yaitu bipatride dan apatride.

Permasalahan akan status kewarganegaraan ini pada dasar nya timbul sebagai dampak ada nya aktivitas perpindahan tempat tinggal. Dalam hal ini, seorang warga negara tertentu berpindah tempat atau pun merantau ke negara lain nya hingga melahirkan anak di negara perantauan tersebut.

Ketika hal di atas terjadi, maka status kewarganegaraan anak yang dilahirkan oleh pasangan orang tua tersebut akan bergantung pada sistem asas kewarganegaraan yang dianut oleh negara asal ke dua orang tua nya dan juga sistem asas kewarganegaraan yang berlaku di negara tempat tinggal ke dua orang tua nya atau dengan kata lain negara tempat ia dilahirkan.

Dalam hal ini, ada dua kemungkinan yang terjadi, yaitu permasalahan bipatride dan permasalahan apatride.

  1. Bipatride

Bipatride adalah sebutan untuk kondisi dimana seseorang memiliki dua kewarganegaraan atau pun berkewarganegaraan ganda. Kasus ini normal nya terjadi ketika dua negara yang terkait dengan status kewarganegaraan nya (negara asal orang tua dan negara perantauan orang tua / negara ia dilahirkan) sama – sama mengklaim bahwa ia merupakan warga negara ke dua negara tersebut.

Permasalahan status kewarganegaraan bipatride biasanya terjadi ketika seorang anak dilahirkan di negara yang menganut asas kewarganegaraan Ius Soli dari pasangan orang tua yang berasal dari / berkewarganegaraan negara yang menganut asas kewarganegaraan Ius Sanguinis.

baby-17327_1280

Contoh nya: Budi dan Fitri adalah pasangan suami istri berkewarganegaraan A yang tinggal / merantau ke negara B. Negara asal Budi dan Fitri menganut sistem asas kewarganegaraan Ius Sanguinis, sedangkan negara tempat tinggal mereka saat ini (negara B) menganut sistem asas kewarganegaraan Ius Soli.

Ketika mereka memiliki anak yang dilahirkan di negara B (negara tempat mereka merantau), maka secara otomatis anak tersebut terlahir dengan kewarganegaraan ganda atau pun bipatride.

Normal nya, kasus kewarganegaraan ganda atau pun bipatride akan diselesaikan dengan jalan memberikan pilihan kepada yang bersangkutan (orang yang berkewarganegaraan ganda) untuk memilih salah satu kewarganegaraan ketika usia nya sudah memenuhi (biasa ketika ia menginjak 17 tahun).

  1. Apatride

Apatride merupakan sebutan untuk kondisi dimana seseorang tidak memiliki kewarganegaraan sama sekali atau pun tidak diakui sebagai warga negara mana pun. Kasus ini normal nya terjadi ketika dua kewarganegaraan yang terkait dengan status kewarganegaraan nya sama – sama tidak mengakui nya sebagai warga negara mereka karena penggunaan sistem asas yang diberlakukan.

Permasalahan ini akan terjadi ketika seorang anak terlahir di negara yang menganut asas Ius Sanguinis dari pasangan orang tua yang berasal dari / berkewarganegaraan negara yang menganut asas kewarganegaraan Ius Soli.

Contoh nya: Eko dan Dini merupakan pasangan suami istri berkewarganegaraan C yang tinggal / merantau ke negara D. Negara asal Eko dan Dini menganut sistem asas kewarganegaraan Ius Soli, sedangkan negara tempat tinggal mereka menganut sistem asas kewarganegaraan Ius Sanguinis.

Ketika mereka melahirkan anak di negara perantauan (negara D), maka secara otomatis anak mereka tidak akan memiliki kewarganegaraan sama sekali atau disebut dengan istilah apatride.

Sama seperti hal nya permasalahan bipatride, kasus apatride seperti ini normal nya akan diselesaikan ketika anak tersebut sudah mencapai usia dewasa dengan jalan memilih kewarganegaraan nya sendiri.

Nah, itulah sedikit informasi mengenai pengertian warga negara yang bisa kami sampaikan kepada Anda. Semoga bermanfaat ya!

Pencarian Terkait:

Tags: #Indonesia #kewarganegaraan #negara #peraturan #undang undang

Pengertian Bangsa dan Negara Menurut Para Ahli
Pengertian Bangsa dan Negara Menurut Para Ahli
Saat ini ada banyak sekali para ahli
Apa saja unsur – unsur Negara itu?
Apa saja unsur – unsur Negara itu?
Suatu kelompok masyarakat yang menempati wilayah tertentu
Macam Macam Program Bela Negara di Indonesia
Macam Macam Program Bela Negara di Indonesia
Program bela negara merupakan program khusus yang
Pengertian Dasar Negara yang Wajib Kamu Ketahui
Pengertian Dasar Negara yang Wajib Kamu Ketahui
Pengertian dasar negara pada dasar nya sangat

Comments are closed.

Must read×

Top