Membangun Karakter Siswa Melalui Materi Sepak Bola

Munculnya gagasan program pendidikan karakter dalam dunia pendidikan di Indonesia, bisa dimaklumi, sebab selama ini dirasakan, proses pendidikan ternyata belum berhasil membangun manusia Indonesia yang berkarakter. Bahkan, banyak yang menyebut, pendidikan telah gagal membangun karakter. Banyak lulusan sekolah dan sarjana yang piawai dalam menjawab soal ujian, berotak cerdas, tetapi mentalnya lemah, penakut, dan perilakunya tidak terpuji.

Setiap sekolah dasar, sekolah lanjutan dan perguruan tinggi yang ada di Indonesia saling berlomba untuk mengupayakan suatu bentuk mata pelajaran yang mengaplikasikannya dengan pendidikan berkarakter. Seminar-seminar dengan topik pendidikan berkarakter menjadi momok baru yang begitu diminati oleh para ahli pendidikan.

Tak khayal, sampai sekarang ini pendidikan berkarakter masih menjadi topik utama. Hal ini karena, pendidikan berkarakter dapat mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan memiliki karakter positif yang kuat. Sehingga, tatkala terjun langsung di masyarakat dalam arti bersosialisasi dengan masyarakat. Para pelajar tersebut telah memiliki bekal yang matang dan dapat mengimbangi arus perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).

Namun, sampai saat ini belum ada teknik penerapan pendidikan karakter di sekolah lanjutan yang sesuai dengan cirikhas pendidikan karakter itu sendiri. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, faktor internal. Faktor ini berasal dari pendidikan berkarakter itu sendiri. Dalam kenyataannya pendidikan berkarakter merupakan tipe pendidikan yang tergolong baru di dunia pendidikan. Sehingga, sewaktu usulan program pendidikan berkarakter mencuat keluar. Persiapan sama sekali belum dilakukan.

Kedua, faktor eksternal. Pada dasarnya, pihak yang memegang peranan penting dalam penerapan pendidikan berkarakter adalah tenaga pendidik yaitu guru dan dosen. Disini, timbul pertanyaan baru. Apakah para tenaga pendidik tersebut telah berkarakter positif?. Pertanyaan tersebut harus terjawab dengan tuntas karena 0% kemungkinannya seorang guru dapat menjadi teladan yang berkarakter bagi anak didiknya sementara guru tersebut tidak berkarakter positif. Tak hanya itu, faktor lain yang mempengaruhi adalah persiapan masing-masing sekolah yang ada di Indonesia untuk menerapkan pendidikan berkarakter. Factor-faktor tersebut menyebabkan pendidikan berkarakter masih tersendat-sendat pelaksanaannya. Padahal, saat ini kenakalan remaja semakin tak terkendali.

Salah satu cara dalam membangun karakter siswa adalah melalui materi sepak bola pada pelajaran pendidikan jasmani dan olahraga. Hal ini karena permainan olahraga terutama sepak bola mengandung unsur sportivitas. Unsur tersebut dapat memancing timbulnya unsur lain yang disebut pula sebagai pembentukan karakter. Berikut ini karakter yang dapat terbentuk dalam diri siswa melalui permainan sepak bola di sekolah.

Kejujuran dalam Olahraga Sepak Bola

Olahraga sepak bola dimainkan oleh satu tim yang terdiri dari 11 orang melawan tim lain yang juga terdiri dari jumlah pemain yang sama. Dalam olahraga sepak bola, dimana secara tidak langsung merupakan sebuah pertandingan. Oleh karena itu, dapat dipastikan selalu ada ambisi untuk memenangkan pertandingan oleh masing-masing pemain tim.

Ambisi memenangkan pertandingan olahraga dapat menimbulkan persaingan yang tidak sehat. Akhirnya, karakter buruk para pemain sepak bola akan terwujud dengan mudahnya.

Ambisi yang dimiliki oleh seseorang untuk mendapatkan kemenangan di pertandingan sepak bola dapat menimbulkan penyimpangan cara yang dilakukan untuk meraih kemenangan. Penyimpangan tersebut misalnya sengaja mencederai lawan ketika pertandingan olahraga berlangsung.

Selain itu, apabila penyimpangan itu diketahui oleh wasit pertandingan sepak bola dan wasit memberikan kartu merah atau kuning kepada pemain yang melakukan tindakan penyimpangan. Maka, pemain tersebut akan berkelit sebisa mungkin dari jeratan wasit.

Sehingga, kejujuran menjadi barang yang langka dalam olahraga sepak bola. Ambisi telah merenggutnya. Padahal, kejujuran itu sendiri nantinya akan berbuah manis yaitu sebuah kemenangan. Oleh karena itu, bermain jujur dalam olahraga sepak bola sangatlah diperlukan. Selain membentuk karakter jujur pada diri maisng-masing pemain juga mengembalikan sportivitas dalam pertandingan.

Kerjakeras dalam Olahraga Sepak Bola

Kerjakeras merupakan hal yang mutlak selalu ada dalam setiap kegiatan yang dilakukan manusia. Hal ini disebabkan oleh esensi kerjakeras itu sendiri, bahwasannya kerjakeras akan membuahkan kesuksesan. Sebuah kegiatan yang diusahakan dengan kerjakeras yang sunggug-sungguh. Maka kesuksesan yang didapatkan akan terkesan membahagiakan. Karena itulah nilai kerjakeras yang sesungguhnya.

Olahraga sepak bola pun membutuhkan kerjakeras masing-masing pemain untuk mencapai kesuksesan yaitu kemenangan dalam pertandingan sepak bola. Oleh karena itu, tatkala olahraga sepak bola berlangsung. Malas harus terkalahkan oleh kerjakeras.

Kerjasama dalam Olahraga Sepak Bola

Satu hal yang terakhir yang harus ada dalam pertandingan sepak bola adalah kerjasama. Sehingga dapat dikatakan bahwa kejujuran, kerjakeras dan kerjasama ini merupakan faktor utama yang harus selalu ada dalam olahraga sepak bola dan kegiatan olahraga lain.

Sepak bola yang dimainkan oleh tim yang terdiri dari 11 orang ini mutlak perlu mengadakan kerjasama antar pemain tim. Hal ini karena olahraga sepak bola dalam prosesnya menuju kemenangan membutuhkan kekompakkan para pemain dalam satu tim. (Il)

Pencarian Terkait:

Tags: #karakter #olahraga #Pembelajaran #sepak bola

8 Saran Asing Yang Berguna Buat Mahasiswa
8 Saran Asing Yang Berguna Buat Mahasiswa
Masa-masa kuliah sering jadi momen yang sulit dilupakan
Belajar Finansial sejak Dini
Belajar Finansial sejak Dini
Seberapa muda seseorang mesti mulai memahami seluk
Sinopsis : English Vinglish
Sinopsis : English Vinglish
English Vinglish adalah sebuah film yang unik
Jangan Hanya Bertumpu pada Pendidikan Formal
Jangan Hanya Bertumpu pada Pendidikan Formal
Jutaan anak usia sekolah yang belum bersekolah

Leave a reply "Membangun Karakter Siswa Melalui Materi Sepak Bola"

Must read×

Top