UGM Dongkrak Penerbitan 3.000 ”Paper” Ilmiah per Tahun

Dalam rangka mendongkrak publikasi hasil penelitian dan penulisan pada jurnal ilmiah berstandar internasional, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, menyediakan fasilitas blogging atau situs web bagi semua dosen dan mahasiswa. Setiap tahun ditargetkan muncul sekitar 3.000 paper berkualitas yang dipublikasikan melalui situs web tersebut.

Kepala Pusat Sistem dan Sumber Daya Informasi UGM Widyawan mengatakan, UGM secara khusus membuatkan situs web bagi semua mahasiswa dan dosen. Mereka juga diajari bagaimana mengisi fasilitas situs web tersebut.

Selama ini, dalam setahun UGM rata-rata menerbitkan 2.000 paper ilmiah berstandar internasional. Tahun ini, UGM berusaha meningkatkannya menjadi rata-rata 3.000 tulisan ilmiah per tahun.

”Tulisan ilmiah dari mahasiswa dan dosen tidak serta-merta bisa dipublikasikan. Sebelum diterbitkan, kualitasnya akan dinilai dan disaring terlebih dulu oleh tim khusus sehingga layak dipublikasikan di tingkat internasional,” ujar Widyawan, Selasa (17/2), saat dihubungi dari Jakarta.

Tim yang bertugas menyeleksi paper untuk jurnal ilmiah terdiri dari dosen pembimbing, Badan Penerbitan dan Publikasi UGM, serta auditor eksternal. Untuk mahasiswa yang sudah lulus, UGM juga membuatkan sistem khusus agar skripsi dan tesis mereka bisa dijadikan karya ilmiah yang dipublikasikan.

”Secara khusus, UGM menyiapkan bantuan pendanaan penyusunan skripsi dan tesis menjadi paper yang bisa dipublikasikan,” katanya.

Peringkat pertama

Awal tahun ini, berdasarkan pemeringkatan versi Webometrics, UGM menduduki peringkat pertama perguruan tinggi terbaik se-Indonesia dan peringkat kesembilan perguruan tinggi terbaik se-Asia Tenggara. Prestasi ini diukur berdasarkan gabungan sejumlah parameter, seperti isi situs web, visibilitas, dan dampak publikasi laporan jurnal atau publikasi elektronik dari situs web kepada para pengguna.

Tiga tahun terakhir, UGM selalu berada di peringkat pertama perguruan tinggi terbaik tingkat nasional. Sementara itu, dari 100 perguruan tinggi terbaik se-Asia Tenggara, UGM menempati peringkat kesembilan, disusul Universitas Indonesia (UI) di peringkat ke-13, Institut Teknologi Bandung (ITB) di peringkat ke-15, Universitas Brawijaya (UB) di peringkat ke-16, dan Institut Pertanian Bogor di peringkat ke-27.

Adapun dari 1.000 universitas terbaik se-dunia, UGM menempati peringkat ke-518, disusul UI peringkat ke-660, ITB peringkat ke-704, dan UB peringkat ke-738. Melalui situs web masing-masing, universitas di seluruh dunia dirangsang untuk memunculkan publikasi penelitian, jurnal, dan publikasi internasional yang berkualitas.

Kepala Humas UGM Wiwit Wijayanti mengatakan, penyediaan fasilitas situs web diharapkan memotivasi mahasiswa dan dosen untuk mampu menyampaikan gagasan dan pemikiran mereka kepada publik. Gerakan ini penting agar diskursus ilmiah tidak berhenti di kampus, tetapi memberi manfaat bagi masyarakat.

 

sumber: edukasi.kompas.com

Pencarian Terkait:

Tags: #jurnal #Peringkat #ugm

Inilah Penentu Kelulusan SNMPTN 2016
Inilah Penentu Kelulusan SNMPTN 2016
Meski masih memasuki proses pendaftaran, para siswa
Praktik baik dalam Pelaksanaan MOS / OSPEK di SMPN 12 Jakarta
Praktik baik dalam Pelaksanaan MOS / OSPEK di SMPN 12 Jakarta
Senin 27 Juli 2015 Merupakan hari pertama
Pemerintah Berencana Tingkatkan Daya Tampung Sekolah
Pemerintah Berencana Tingkatkan Daya Tampung Sekolah
Pemerintah berencana meningkatkan daya tampung sekolah secara

Comments are closed.

Must read×

Top