Sekolah di luar kouta kurikulum 2013 wajib gunakan KTSP

Polemik kurikulum 2013 (K-13) terus berlanjut, kali ini giliran sekolah-sekolah di luar kuota pilot project dipastikan kesulitan melanjutkan K13.

Pasalnya kementerian kebudayaan, pendidikan dasar dan menengah tidak akan bertanggungjawab jika mereka ngotot memberlakukan K13, meski sudah tiga semester memakainya.

Mereka diharuskan kembali ke kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP), karena Kemenbud Dikdasmen hanya akan menjamin pelaksanaan K13 di sekolah pilot project yang jumlahnya 6.221 se Indonesia, 1.053 diantaranya sekolah di Jatim.

Hal ini tentu berkebalikan dengan tekat 38 kabupaten/kota di Jatim, yang sebelumnya mengikrarkan diri untuk tetap memakai K13.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim Harun mengungkapkan, keharusan kembali ke KTSP bagi sekolah non pilot project itu disampaikan Menbud Dikdasmen dalam rapat koordinasi di Jakarta, Senin (22/12/2014), serta sesuai dengan Peraturan Menteri nomor 160 Tahun 2014.

”Bagi 1.053 sekolah pilot project di Jatim yang keberatan meneriskan K13, masih boleh kembali ke KTSP, tentu izin dahulu. Tetapi di luar 1.053 itu tidak bisa melanjutkan K13,” tegas Harun di kantornya, Selasa (23/12/2014).

Dia berharap, kabupaten/kota menaati ketentuan itu sebab   jika ngotot memberlakukan K13 di luar kuota, akan memberatkan sekolah dan daerahnya terutama dalam pembiayaan buku, program peningkatan mutu dan kualitas guru.

”Ini tidak bisa ngotot-ngototan, karena peraturan sudah dikeluarkan. Beda dengan sebelumnya saat kami melawan. Saat itu aturan belum dikeluarkan, sehingga masih pro kontra,” sarannya.

Dengan kembalinya sebagain besar sekolah ke KTSP, berarti akan mengubah program pembinaan dan peningkatan mutu yang sebelumnya diprioritaskan untuk K13.

Disinggung tentang buku KTSP yang hingga kini belum tersedia di sekolah, menurut Harun sistem pengadaan buku akan dikembalikan pada sistem lama dimana siswa yang akan mencarinya sendiri.

Kepala Dinas Pendidikan Surabaya Ikhsan menyerahkan sepenuhnya kepada sekolah, untuk memilih melanjutkan K-13 atau kembali memakai KTSP.

Keputusan sekolah itu harus disertai dengan surat pernyataan, berisi alasan mengapa tetap melanjutkan Kurikulum 2013 atau kembali ke KTSP.

“Surat pernyataan ini sudah kami serahkan kepada kementerian. Kami tinggal menunggu proses verifikasinya,” katanya

Sumber : Harian Surya

Pencarian Terkait:

Tags: #KTSP #Kurikulum 2013

Inilah Penentu Kelulusan SNMPTN 2016
Inilah Penentu Kelulusan SNMPTN 2016
Meski masih memasuki proses pendaftaran, para siswa
Praktik baik dalam Pelaksanaan MOS / OSPEK di SMPN 12 Jakarta
Praktik baik dalam Pelaksanaan MOS / OSPEK di SMPN 12 Jakarta
Senin 27 Juli 2015 Merupakan hari pertama
Pemerintah Berencana Tingkatkan Daya Tampung Sekolah
Pemerintah Berencana Tingkatkan Daya Tampung Sekolah
Pemerintah berencana meningkatkan daya tampung sekolah secara

Leave a reply "Sekolah di luar kouta kurikulum 2013 wajib gunakan KTSP"

Must read×

Top