Apa itu Respirasi Anaerob ?

Mengingat kembali pada pelajaran pengetahuan alam saat di bangku sekolah, Anda tentu pernah belajar tentang respirasi bukan? Respirasi pada dasarnya dibedakan menjadi dua yakni respirasi aerob dan respirasi anaerob.

alat pernapasanpada manusia

Secara umum, respirasi bisa diartikan sebagai suatu proses mobilisasi atau pergerakan energi pada makhluk hidup, caranya adalah dengan memecah senyawa menggunakan energi yang tinggi yakni SET untuk kemudian dipakai sebagai penyokong segala aktivitas tubuh setiap waktunya oleh makhluk hidup tersebut. Adanya kegiatan respirasi ini berlangsung dan berlaku pada semua makhluk hidup baik, manusia, tumbuhan maupun hewan.

Berbeda dengan respirasi aerob yang membutuhkan oksigen dalam proses menghasilkan energinya, respirasi anaerob justru tidak menggunakan oksigen dalam membuat energi (berbentuk ATP) sebagai penerima elektron terakhir. Meskipun demikian, glukosa tetap menjadi sumber energi utama pada respirasi ini.

Pada respirasi aerob penerima elektron terakhir adalah oksigen sehingga pada akhirnya dari glukosa sebanyak 1 mol maka akan terbentuk H2O (Uap air) serta energi sebesar 38 ATP. Sementara respirasi yang tidak menggunakan oksigen (anaerob) hanya mampu menghasilkan energi sebagai 2 ATP dari glukosa sebesar 1 mol.

Respirasi ini juga dikenal dengan sebutan fermentasi. Respirasi dengan tidak menggunakan oksigen ini terjadi pada bagian sitoplasma. Tujuannya adalah mengurangi senyawa organik yang ada di dalamnya. Selain melalui reaksi fermentasi, respirasi ini juga bisa diperoleh dari pernapasan intra molekul.

Jika pada respirasi aerop glukosa dapat dipecah secara sempurna, respirasi tanpa oksigen ini tidak bisa memecah glukosa secara sempurna menjadi CO2 dan H2O. Pada respirasi ini, Hidrogen akan bergabung dengan sejumlah Asetaldehida, Asam Piruvat untuk kemudian membentuk etanol dan asam laktat.

Macam-macam Respirasi Anaerob

Meskipun menggunakan bahan bakar yang sama yakni molekul glukosa, respirasi aerob dan anaerob menghasilkan energi yang berbeda. Apabila dihitung, tentunya respirasi aerob jauh lebih menguntungkan sebab jumlah energi ATP yang dihasilkan jauh lebih banyak. Beberapa bakteri dan jenis jamur memiliki kemampuan untuk bisa melakukan respirasi anaerob.

Bahkan ada pula bakteri atau jamur yang bisa mati keracunan jika terlalu banyak menghirup oksigen. Sementara manusia menggunakan respirasi tersebut jika jumlah oksigen yang ada di lingkungan tidak mencukupi. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah macam-macam respirasi yang tidak menggunakan oksigen sebagai komponen utama dalam menghasilkan energi (anarob).

Pernahkah Anda melihat atau bahkan membuat tape? Jika ya, seperti yang diketahui proses pembuatan tape adalah dengan menaburi singkong dengan ragi. Dan dalam prosesnya, singkong yang sudah diberi ragi tersebut harus ditutup dan tidak boleh dibiarkan dalam keadaan udara yang terbuka.

Hal ini dilakukan agar singkong bisa menjadi tape yang diinginkan. Proses pembuatan tape adalah salah satu contoh dari proses fermentasi yang masuk dalam kategori respirasi anaerob. Proses ini akan menghasilkan alkohol sehingga disebut dengan istilah fermentasi alkohol. Dalam fermentasi ini, tidak memerlukan oksigen.

Justru menggunakan oksigen akan membuat fermentasi tidak akan bereaksi secara sempurna. Oleh karena itu, singkong yang sudah diberi ragi harus di ruang tertutup dengan sedikit udara. Singkong bisa diletakkan pada panci lalu ditutup menggunakan kain dan penutup panci supaya dalam kondisi anaerob.

Respirasi anaerob adalah reaksi enzimatis yang bertujuan untuk memecah glukosa dengan tidak sempurna karena oksigen yang minim. Pada manusia, respirasi ini menghasilkan asam laktat dan menyebabkan rasa lelah. Sementara pada tumbuhan, reaksi ini dapat menghasilkan alkohol dan CO2.

Berdasarkan hasil akhirnya, fermentasi dibedakan menjadi 3 macam yakni fermentasi alkohol yang terjadi pada bakteri anaerobik dan ragi, fermentasi asam sitrat yang ada pada bakteri heterotrof dan fermentasi asam laktat umumnya terjadi di sel otot.

Fermentasi asam laktat dan fermentasi alkohol merupakan bagian dari macam-macam respirasi anaerob. Fermentasi asam laktat adalah fermentasi yang terjadi pada manusia dan hewan. Sementara fermentasi alkohol dilakukan oleh beberapa bakteri dan jamur bersel. Berikut ini adalah penjelasan lengkap terkait fermentasi asam laktat dan fermentasi alkohol.

Fermentasi asam laktat

Respirasi anaerob yang pertama adalah fermentasi asam laktat. Fermentasi ini pada dasarnya terjadi pada manusia ketika otot kekurangan oksigen. Umumnya kondisi terjadi ketika manusia melakukan aktivitas fisik yang tidak pernah dilakukan sebelumnya.

Aktivitas fisik yang berat tersebut memaksa tubuh untuk bisa menghasilkan energi yang banyak, padahal asupan oksigennya tidak mencukupi. Untuk bisa memenuhi kebutuhan energi tersebut, tubuh akan dipaksa menghasilkan energi menggunakan metode yang berbeda. Dimana glukosa akan dipecah menjadi senyawa asam laktat agar bisa menghasilkan 2 molekul ATP. 

Selanjutnya, asam laktat yang sudah terbentuk pada akhirnya akan tertimbun dalam otot sehingga menyebabkan rasa lelah pada bagian otot manusia. Secara perlahan, asam laktat yang tadinya tertimbun tersebut akan diserap kembali untuk mulai memasuki sklus krebs pada respirasi aerob apabila jumlah oksigen yang ada di dalam tubuh tercukupi. Kondisi inilah yang menyebabkan mengapa istirahat ketika sedang lelah dapat mengurangi rasa lelah

Meskipun tidak memerlukan oksigen, respirasi anaerob tetap membutuhkan glukosa. Dan molekul glukosa tersebut akan tetap mengalami proses glikolisis. Hanya saja reaksi ini tidak akan terjadi pada siklus krebs dan transfer elektron dikarenakan tidak adanya oksigen.

Asam piruvat yang dihasilkan dari proses glikolisis kemudian akan diubah menjadi senyawa asam laktat. Tak hanya itu, NADH yang akan dihasilkan pada proses glukolisis juga dipakai dalam reaksi ini sehingga menghasilkan NAD+. Pada fermentasi asam laktat, keseluruhan energi yang dihasilkan dari reaksi glikolisis ini hanyalah 2 ATP.

Fermentasi Alkohol

Seperti yang diketahui, fermentasi alkohol cukup banyak dimanfaatkan manusia dalam berbagai industri karena memang, hasil akhirnya cukup bermanfaat yakni molekul etanol atau alkohol. Banyak industri minuman beralkohol yang menggunakan proses fermentasi alkohol ini untuk bisa menghasilkan minuman alkohol yang diinginkan. Selain itu, sempat disinggung pula tentang tape yang dalam proses pembuatannya memanfaatkan reaksi fermentasi alkohol.

Bahkan untuk bisa membuat roti mengembang, proses fermentasi alkohol ini juga dibutuhkan. Pada dasarnya, reaksi fermentasi alkohol tidak begitu jauh berbeda dengan fermentasi yang membentuk asam laktat. Sebab Asam piruvat yang dihasilkan dari proses glikolisis nantinya akan melakukan berbagai reaksi agar bisa menghasilkan alkohol. Bahkan, NADH yang dihasilkan glikolisis juga akan melepaskan molekul NAD+.

Pada fermentasi alkohol, karbondioksida juga dihasilkan dan dilepaskan ke lingkungan. Misalnya saja pada pembuatan roti, yeast atau ragi dicampurkan ke dalam adonan roti untuk melepaskan karbondioksida yang terikat di antara adonan. Adanya karbondioksida ini akan membuat roti yag dipanaskan mengembang dan bertekstur lembut. Dari peristiwa ini tentu bisa dilihat bahwa oksigen tidak diperlukan dalam proses respirasi anaerob.

Dengan adanya penjelasan di atas, tentu Anda sudah mengerti tentang respirasi tanpa oksigen ini bukan? Demikian penjelasan lengkap mengenai proses respirasi anaerob dan macam-macamnya. Semoga ulasan ini bisa menambah wawasan Anda.

Pencarian Terkait:

Tags: #anatomi #belajar #kesehatan #manusia #pernapasan #SMA #smo #SMP #tubuh

Inilah Penjelasan Lengkap Metagenesis Tumbuhan Paku
Inilah Penjelasan Lengkap Metagenesis Tumbuhan Paku
Tumbuhan paku-pakuan bukanlah jenis tanaman yang asing
Inilah Klasifikasi Tumbuhan Paku yang Perlu Kamu Tahu !
Inilah Klasifikasi Tumbuhan Paku yang Perlu Kamu Tahu !
Ada banyak sekali jenis tumbuhan di dunia
6 Manfaat Tumbuhan Paku yang Wajib Kamu Ketahui
6 Manfaat Tumbuhan Paku yang Wajib Kamu Ketahui
Nama tumbuhan paku mungkin sering Anda dengar.
Inilah Ulasan lengkap Ciri ciri Tumbuhan Paku
Inilah Ulasan lengkap Ciri ciri Tumbuhan Paku
Disini Anda akan mendapatkan informasi mengenai cirri-ciri

Comments are closed.

Must read×

Top