Proses Pernapasan Pada Manusia Beserta Penjelasannya

Coba Anda menarik napas secara perlahan, apa yang dirasakan ketika menarik napas tadi? pasti Anda merasakan adanya udara yang masuk dan keluar melewati hidung. Jadi ketika Anda bernapas, udara akan masuk dan keluar melewati hidung.

Udara yang dihirup tersebut berisi oksigen beserta gas-gas lainnya sedangkan udara yang keluar berisi gas karbondioksida. Oksigen sangat memegang penting dalam sistem pernapasan bahkan juga dibutuhkan untuk kelangsungan makhluk hidup lainnya.

Proses pernapasan pada manusia menjadi salah satu organ yang berada di tubuh manusia agar bisa tetap hidup dan berkembang. Saluran pernapasan pada manusia bermula dari hidung atau mulut dan berakhir di paru-paru yang akhirnya akan dikeluarkan melewati hidung lagi. Berikut dibawah ini akan dijelaskan lebih mendetail tentang sistem pernapasan manusia.

Inilah Penjelasan Proses Pernapasan Pada Manusia

Berikut kami berikan penjelasan secara singkat mengenai proses pernapasan manusia mulai dari hidung hingga paru – paru.

Hidung

Hidung menjadi organ utama untuk proses pernapasan pada manusia. Organ pernapasan yang satu inilah yang bisa membuat udara berupa gas oksigen masuk ke dalam tubuh dan mengeluarkan gas karbondioksida. Selain untuk menghirup udara, hidung juga berfungsi sebagai alat indera yaitu penciuman, menghangatkan udara pernapasan dan meresonasi suara.

man-426985_640

Di dalam hidung terdapat serabut saraf pembau dilengkapi dengan sel pembau. Pada setiap sel pembau tersebut memiliki rambut halus dengan ujung berlapis lendir yang berfungsi sebagai alat penyaring udara yang masuk ke dalam hidung.

Faring

Setelah udara melewati hidung maka akan langsung menuju ke tekak atau dikenal dengan istilah faring. Faring merupakan jembatan antar rongga hidung menuju ke tenggorokan atau mulut menuju ke kerongkongan. Di faring ada katub yang disebut dengan epiglotis. Katub ini berfungsi sebagai pengatur jalan masuk ke dalam kerongkongan maupun tenggorokan.

Ketika proses pernapasan pada manusia terjadi maka faring akan membuka untuk memberikan jalan udara yang masuk untuk bisa menuju ke tenggorokan. Begitu juga ketika menelan makanan maka otomatis epiglotis akan menutup sehingga makanan tersebut tidak akan menuju ke tenggorokan melainkan ke kerongkongan. Jadi apabila Anda makan sambil bicara kemungkinan akan tersedak, tentunya Anda sudah paham mengapa hal tersebut bisa terjadi.

Laring

Laring terletak di belakang faring. Laring biasa disebut juga dengan pangkal tenggorokan. Pangkal tenggorokan ini terdiri dari tulang rawan yang membentuk jakun dan juga ada celah untuk menuju ke trakea atau biasa dikenal dengan batang tenggorokan. Celah ini disebut dengan glotis.

Di dalam glotis terdapat pita suara beserta ototnya yang berguna untuk mengatur ketegangan pada pita suara sehingga bisa berbunyi. Dengan adanya otot inilah, manusia bisa berbicara. Selain berfungsi sebagai mengatur ketegangan pada pita suara, glotis juga berfungsi dalam proses pernapasan pada manusia yaitu menyalurkan udara yang masuk menuju ke trakea.

Trakea

Setelah udara masuk ke laring maka proses pernapasan pada manusia selanjutnya adalah menuju ke trakea. Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa udara yang masuk ke laring akan disalurkan oleh gloti menuju ke trakea. Trakea atau lebih dikenal dengan tenggorokan ini bentuknya seperti pipa dengan panjang sekitar 10 cm. Trakea akan bercabang menjadi 2 di paru-paru sehingga membentuk bronkus.

respiratory-304086_640

Pada dinding trakea (tenggorokan) terbagi menjadi 3 lapisan yang diantaranya adalah lapisan luar yang terdiri jaringan ikat, lapisan tengah yang terdiri dari cincin tulang rawan dan otot polos. Pada trakea setidaknya terdapat sekitar 20 cincin tulang rawan yang bentuknya seperti huruf C namun di bagiannya memang tidak menyambung karena berfungsi agar trakea tetap selalu terbuka, dan yang ketiga adalah lapisan dalam yang terdiri dari jaringan epitelium bersilia. Jaringan ini terdapat lendir yang berfungsi untuk menangkap mikroorganisme dan debu yang masuk ketika Anda bernapas.

Bronkus

Bronkus yang merupakan cabang yang terbentuk dari trakea ini biasa disebut juga dengan cabang batang tenggorokan. Bronkus memiliki jumlah 2 yang berada di kanan dan kiri untuk bisa menuju ke paru-paru. Struktur bronkus kiri lebih datar, sempit dan panjang dibandingkan dengan yang kanan. Itulah mengapa bronkus dari arah kanan lebih rentan terkena penyakit.

Jika dilihat, struktur pada bronkus hampir sama dengan trakea hanya saja perbedaannya terletak pada ketebalan dinding. Dinding pada bronkus tidak setebal dengan dinding milik trakea. Bronkus pun masih tetap bercabang dengan menjadi bronkiolus. Pada bronkus sebelah kiri akan bercabang menjadi 2 bronkiolus sedangkan pada bronkus sebelah kanan akan bercabang menjadi 3 bronkiolus. Pada proses pernapasan pada manusia, bronkus memiliki peranan penting untuk menjaga paru-paru agar tidak kemasukan benda asing.

Bronkiolus

Bronkiolus yang merupakan cabang dari bronkus ini membentuk saluran yang lebih halus dengan dinding yang lebih tipis. Pada bronkiolus tidak lagi memiliki lendir dan tulang rawan.  Pada percabangan bronkiolus ini akan membuat percabangan lagi yang lebih halus seperti pembuluh dan mengarah ke kantong alveolus.

Ketika melakukan proses pernapasan pada manusia yang bermula dari hidung hingga ke bronkiolus ini disebut juga dengan zona konduksi. Zona konduksi merupakan sebuah sistem yang tidak lagi mengambil peran dalam melakukan pertukaran udara. Jadi mulai dari hidung hingga ke bronkiolus hanya berfungsi sebagai pengantar udara saja.

Alveolus

Proses pernapasan pada manusia terjadi pertukaran udara baru berada di alveolus. Alveolus merupakan saluran udara buntu yang menyerupai seperti bola-bola kecil yang dilapisi dengan pembuluh darah. Dinding pada alveolus sangat tipis dan lembab. Disinilah mulai terjadi pertukaran udara.

alat pernapasan pada manusia

cnx.org

Pada organ pernapasan yang satu ini juga membentuk kantung udara yang berfungsi sebagai jalan terakhir dalam proses pernapasan manusia. Alveolus memegang peranan penting untuk respirasi yang luasnya mencapai 100 m2. Dengan perhitungan luas tersebut sekiranya sudah cukup untuk melakukan pertukaran udara ke seluruh tubuh.

Paru-Paru

Proses pernapasan pada manusia yang terakhir di organ paru-paru. Paru-paru yang letaknya berada di rongga dada ini terdiri dari 2 bagian yaitu paru-paru kanan dan kiri. Pelindung paru-paru disebut dengan pleura. Fungsi dari pleura adalah untuk melindungi paru-paru ketika agar terhindar dari gesekan ketika bernapas.

Di setiap paru-paru kanan dan kiri terdapat gelambir yang masing-masing berjumlah 3 untuk paru-paru kanan dan 2 untuk paru-paru kiri. Alveolus yang ada di paru-paru jumlahnya sekitar 300 juta buah.

anatomy-117148_640

Jadi apakah Anda sudah mulai paham tentang proses pernapasan manusia? Jadi intinya dalam proses pernapasan pada manusia ataupun makhluk hidup lainnya yang bernapas menggunakan paru-paru ini terdiri dari zona konduksi dan respirasi.

Kedua zona tersebut memiliki peran penting dalam melakukan proses pernapasan. Proses pernapasan manusia juga masih dibagi lagi menjadi 2 jenis yaitu proses pernapasan menggunakan dada dan proses pernapasan menggunakan perut. Perbedaan yang sangat terlihat dari kedua jenis proses pernapasan tersebut adalah dari organ yang mengatur pernapasan.

Pencarian Terkait:

Tags: #belajar #hidup #ilmu #udara

Inilah Penjelasan Lengkap Metagenesis Tumbuhan Paku
Inilah Penjelasan Lengkap Metagenesis Tumbuhan Paku
Tumbuhan paku-pakuan bukanlah jenis tanaman yang asing
Inilah Klasifikasi Tumbuhan Paku yang Perlu Kamu Tahu !
Inilah Klasifikasi Tumbuhan Paku yang Perlu Kamu Tahu !
Ada banyak sekali jenis tumbuhan di dunia
6 Manfaat Tumbuhan Paku yang Wajib Kamu Ketahui
6 Manfaat Tumbuhan Paku yang Wajib Kamu Ketahui
Nama tumbuhan paku mungkin sering Anda dengar.
Inilah Ulasan lengkap Ciri ciri Tumbuhan Paku
Inilah Ulasan lengkap Ciri ciri Tumbuhan Paku
Disini Anda akan mendapatkan informasi mengenai cirri-ciri

Comments are closed.

Must read×

Top