Apa Saja perbedaan Respirasi Aerob dan Anaerob?

Respirasi dibedakan menjadi 2 macam, yaitu aerob dan anaerob. Respirasi sendiri merupakan proses pemecahan senyawa glukosa untuk menghasilkan energi. Sedangkan perbedaan respirasi aerob dan anaerob ini yang paling mendasar terletak pada keberadaan oksigen pada proses yang berlangsung di dalamnya. Singkatnya, respirasi aerob menggunakan oksigen, dan anaerob tidak menggunakan oksigen. Meskipun berbeda, keduanya juga memiliki persamaan salah satunya yaitu mengalami reaksi glikolisis. Apa itu glikolisis? Untuk lebih jelasnya simak ulasan di bawah ini.

Beberapa Persamaan Serta Perbedaan Respirasi Aerob dan Anaerob

Telah disinggung di atas bahwa dalam proses respirasi anaerob maupun anaerob keduanya melibatkan suatu reaksi yang disebut glikolisis. Reaksi tersebut merupakan proses dari pemecahan senyawa glukosa menjadi molekul asam piruvat yang terjadi dalam sitoplasma. Reaksi ini berlangsung tanpa bantuan oksigen, melainkan berlangsung dengan bantuan enzim-enzim glikolisis. Energi yang dihasilkan dari reaksi ini adalah 2 ATP dan 2 NADH. Itulah persamaan pertama antara kedua jenis respirasi tersebut. Mari tuntaskan terlebih dahulu mengenai persamaan keduanya, sebelum membahas perbedaan respirasi aerob dan anaerob.

Persamaan kedua yaitu dilihat dari tujuan organisme melakukan respirasi. Sudah jelas bahwa proses respirasi ini dilakukan untuk menghasilkan suatu energi, yang mana nantinya akan digunakan dalam berbagai aktivitas makhluk hidup. Jadi, baik respirasi aerob maupun anaerob keduanya dilakukan demi satu tujuan yang sama.

Tidak peduli organisme jenis apa itu tumbuhan, hewan, bahkan bakteri sekalipun  membutuhkan proses respirasi dalam hidupnya. Kesimpulannya, respirasi tetaplah respirasi. Ia dibutuhkan semua makhluk hidup untuk bertahan hidup terlepas dari bagaimana proses yang ditempuhnya. Jika sudah paham mengenai persamaannya, berikut akan dipaparkan mengenai perbedaan respirasi aerob dan anaerob.

Penggunaan Oksigen

Telah disinggung juga pada awal artikel bahwa perbedaan respirasi aerob dan anaerob ini terletak pada penggunaan oksigen. Respirasi aerob membutuhkan oksigen di dalamnya, sedangkan anaerob tidak. Pada umumnya respirasi anaerob ini dilakukan oleh organisme yang sensitif terhadap oksigen seperti bakteri atau organisme tingkat rendah lainnya.

Biasanya mereka hidup dengan keadaan tidak terpapar udara, sehingga memungkinkan untuk hidup tanpa oksigen. Sedangkan untuk aerob terjadi pada organisme tingkat tinggi yang hidupnya sangat bergantung dengan oksigen. Namun ketika membutuhkan energi dengan cepat, tidak menutup kemungkinan hewan dan manusia juga menggunakan respirasi anaerob.

Tahapan reaksi dan organel yang dilibatkan

Perbedaan respirasi aerob dan anaerob yang kedua yaitu terletak pada tahapan reaksi yang berlangsung di dalamnya. Jangan berpikir bahwa pada respirasi aerob akan sama halnya dengan anaerob yang hanya memecah glukosa dan selesai begitu saja. Memang benar demikian, namun reaksi yang terjadi tidak sesederhana itu. setidaknya ada 3 tahapan reaksi yang terjadi pada proses respirasi aerob.

Tahap pertama yaitu glikolisis yang terjadi dalam sitoplasma. Telah dijelaskan sebelumnya bahwa baik aerob maupun anaerob, keduanya sama-sama melalui tahapan ini. Meskipun sama, keduanya melibatkan organel yang berbeda. Aerob melibatkan sitoplasma dan mitokondria, sedangkan anaerob hanya melibatkan sitoplasma. Itulah sedikit perbedaan respirasi aerob dan anaerob mengenai organel yang dilibatkannya,

Hal tersebut berkaitan erat ketika asam piruvat yang dipecah pada proses glikolisis akan masuk ke mitokondria untuk selanjutnya melalui proses siklus krebs. Di proses tersebut, piruvat akan diubah menjadi asetil ko-A yang prosesnya disebut dengan dekarboksilasi oksidatif. Selanjutnya barulah memasuki tahap inti yaitu terjadinya siklus krebs di dalam matriks mitokondria. Dari reaksi tersebut akan menghasilkan ATP, NADH, FADH2, dan CO2.

Tahapan terakhir dalam proses respirasi aerob ini adalah transpor elektron atau bisa disebut juga dengan fosforilasi oksidatif. Transpor elektron ini berlangsung pada membran yang ada dalam mitokondria. Proses tersebut dibantu oleh beberapa kelompok protein yang ada pada membran. Itulah mengapa proses ini disebut sebagai transpor elektron karena di dalamnya terjadi transfer elektron dari protein satu ke protein lainnya.

Elektron yang ditransfer berasal dari FADH dan NADH yang telah terbentuk pada proses sebelumnya. Transpor elektron ini menjadi tahapan akhir pada respirasi aerob dan akan menghasilkan ATP dan H2O. H2O terbentuk dari oksigen yang bertugas dalam menerima elektron. Pada akhirnya H2O hanya menjadi produk yang akan dikeluarkan dari dalam sel melalui sistem respirasi.

Sedangkan untuk anaerob tahapan reaksinya berlangsung sangat sederhana. Tahapan reaksi pada proses respirasi anaerob hanya terbatas pada reaksi glikolisis. Hal ini sesuai dengan pernyataan di atas,bahwa oksigen tidak dibutuhkan dalam reaksi glikolisis. Itulah perbedaan respirasi aerob dan anaerob yang terletak pada tahapan reaksi dan organel yang terlibat di dalamnya.

Jumlah energi dan produk yang dihasilkan

Perbedaan respirasi aerob dan anaerob yang terakhir yaitu mengenai jumlah energi yang dihasilkan. Untuk respirasi aerob menghasilkan sejumlah 36 ATP, namun pada organisme prokariotik menghasilkan sebanyak 38 ATP. Jumlah energi ini dihasilkan dari reaksi yang berlangsung dalam proses respirasi, mulai dari glikolisis, siklus krebs, dan transpor elektron. Sedangkan jumlah energi pada respirasi anaerob hanya sebanyak 2 ATP yang diperoleh dari glikolisis saja.

Selain energi, proses respirasi juga menghasilkan beragam produk samping. Untuk aerob produk yang dihasilkan yaitu karbondioksida dan uap air, yang mana keduanya akan dibuang ke atmosfer melalui sitem respirasi. Berbeda halnya dengan anaerob yang menghasilkan produk samping lebih banyak.

Namun umumnya, produk samping yang dihasilkan ini tergantung dari jalur reaksi yang dilaluinya apakah menggunakan alkohol atau asam laktat. Itulah perbedaan respirasi aerob dan anaerob dari produk yang dihasilkannya.

Dari ulasan yang telah dirangkum dari berbagai sumber, maka bisa ditarik kesimpulan bahwa proses respirasi melibatkan beberapa reaksi yang sangat kompleks. Semuanya saling terkait dan berhubungan hanya untuk menghasilkan energi dan beberapa produk samping.

Bahkan organisme tingkat rendah pun yang hanya memiliki organel berupa sitoplasma juga bisa melakukan proses respirasi. Meskipun respirasi yang dilakukan tidak menghasilkan energi yang melimpah dan melalui proses yang panjang, hal tersebut mampu membuatnya untuk tetap bertahan hidup. Sungguh Tuhan menciptakan segala sesuatunya sesuai takaran dan kemampuan yang dimiliki dari setiap makhluknya.

alat pernapasanpada manusia

Untuk itu kita manusia sebagai makhluk hidup tertinggi yang berada pada puncak rantai makanan, sudah seharusnya bersyukur dengan nikmat yang ada. Belajarlah dari makhluk hidup tingkat rendah yang mana tanpa oksigen, tanpa organel yang kompleks, mereka tetap bisa bertahan hidup dan bahkan memperbanyak keturunan.

Demikian akhir dari artikel ini, semoga ulasan mengenai persamaan serta perbedaan respirasi aerob dan anaerob mampu menambah wawasan dan membuka mata Anda bahwa dunia tidak terbatas. Banyak hal yang semakin Anda mengetahui maka rasanya semakin Anda tidak mengetahuinya, salah satunya seperti respirasi. Jika dikupas, di dalamnya terkuak banyak sekali rahasia, yang bahkan sebenarnya tidak akan cukup dijabarkan dalam selembar kertas.

Pencarian Terkait:

Tags: #belajar #IPA #kesehatan #kimia #SD #Sekolah #SMA #SMP

Inilah Penjelasan Lengkap Metagenesis Tumbuhan Paku
Inilah Penjelasan Lengkap Metagenesis Tumbuhan Paku
Tumbuhan paku-pakuan bukanlah jenis tanaman yang asing
Inilah Klasifikasi Tumbuhan Paku yang Perlu Kamu Tahu !
Inilah Klasifikasi Tumbuhan Paku yang Perlu Kamu Tahu !
Ada banyak sekali jenis tumbuhan di dunia
6 Manfaat Tumbuhan Paku yang Wajib Kamu Ketahui
6 Manfaat Tumbuhan Paku yang Wajib Kamu Ketahui
Nama tumbuhan paku mungkin sering Anda dengar.
Inilah Ulasan lengkap Ciri ciri Tumbuhan Paku
Inilah Ulasan lengkap Ciri ciri Tumbuhan Paku
Disini Anda akan mendapatkan informasi mengenai cirri-ciri

Comments are closed.

Must read×

Top