Pemerintah Denmark: Integrasi Film ke Sistem Pendidikan

Selama ini mata pelajaran yang dianggap berat seperti matematika, kimia, biologi, fisika, sejarah dan pengetahuan umum dikenalkan kepada siswa melalui buku dan penjelasan dari papan tulis oleh guru. Negara Denmark mempunyai pendekatan berbeda. Pemerintah percaya bahwa anak usia sekolah sangat tertarik dengan gambar bergerak. Gambar bergerak terutama yang disajikan di film merupakan sarana tepat untuk mengasah kreativitas dan cara berpikir kritis pada anak. Selain itu film dianggap mampu menyampaikan pesan kemanusiaan dan kebudayaan secara lebih efektif.

Disana, film tidak hanya terintegrasi ke dalam sistem pendidikan melainkan menjadi sesuatu yang wajib dalam sistem belajar mengajar. Pemerintah Denmark memiliki Det Dansk Film Institute atau Danish Film Institute (DFI) yang secara umum bertugas menjalankan program untuk membudayakan, baik menonton dan membuat film di masyarakat. Secara khusus pemerintah Denmark melaui departemen “Youth and Children” bertugas menyediakan film-film yang berkualitas dengan tema disesuaikan kebutuhan siswa sekolah mulai dasar hingga menengah atas.

Film-film yang disediakan DFI didistribusikan secara gratis (beberapa ada juga yang berbayar) melalui website filmcentralen.dk dan filmstriben.dk. Jenis filmnya bisa berupa poin-poin materi untuk membantu guru mengajar atau film berisi materi pelajaran. Juga ada film pendek dan dokumenter untuk siswa.

Selain memproduksi film, DFI juga menyelenggarakan training dan workshop bagi guru dan siswa tentang pengetahuan dasar tentang pembuatan film. Gedung pusat DFI tersedia laboratorium film yang dapat dipergunakan oleh guru dan siswa untuk berlatih membuat film, termasuk pengoperasian peralatan film, menyusun dan mencetak poster dan katalog film.

DFI juga akan membantu jika ada siswa sekolah beserta gurunya ingin membuat proyek film edukasi dengan memberikan bantuan dana dan berkontribusi pada proses promosi dan distribusi. DFI mengalokasikan 25% dari budgetnya untuk mendukung kemunculan filmmaker baru. Film-film yang dianggap berkualitas akan ditayangkan di Children’s Cinema dimana tiket masuknya gratis. Hal ini dilakukan sebagai bagian visi DFI yaitu menargetkan setiap anak di Denmark dapat mengunjungi bioskop minimal dua kali setahun.

Melalui program pendidikan film ini, Denmark secara tidak langsung mengimplementasikan seruan pada komisi Uni Eropa yang menganjurkan setiap Negara anggota untuk mengikuti kebijakan peningkatan “media literacy” (termasuk film) pada sistem pendidikan.

Denmark telah memberi contoh bahwa film adalah kepingan tak terlepas dari sebuah kebudayaan sehingga layak untuk diapresiasi dan dipelajari oleh semua elemen masyarakat, terutama generasi muda.

Pencarian Terkait:

Tags: #denmark #film

Logo Koperasi Indonesia Beserta Artinya
Logo Koperasi Indonesia Beserta Artinya
Logo Koperasi Indonesia merupakan salah satu materi
Lambang Koperasi Lama dan Baru Beserta Artinya
Lambang Koperasi Lama dan Baru Beserta Artinya
Lambang koperasi sampai saat ini telah mengalami
Inilah Beberapa Tips dan Teknik Membaca Cepat
Inilah Beberapa Tips dan Teknik Membaca Cepat
Teknik membaca cepat mungkin menjadi hal yang
Cara Mudah Membuat Proposal Usaha
Cara Mudah Membuat Proposal Usaha
Ketika anda ingin memulai usaha, namun anda

Leave a reply "Pemerintah Denmark: Integrasi Film ke Sistem Pendidikan"

Must read×

Top