Inilah Klasifikasi Tumbuhan Paku yang Perlu Kamu Tahu !

Ada banyak sekali jenis tumbuhan di dunia ini. Salah satunya adalah tumbuhan paku-pakuan. Untuk itu, kali ini kami akan membahas tuntas segala hal mengenai klasifikasi tumbuhan paku yang hidup di bumi ini.

Perlu Anda ketahui, tumbuhan yang masuk ke dalam golongan kormofita spora ini merupakan jenis tumbuhan yang hidup di daerah lembab. Kebanyakan terdapat di daerah dataran tinggi yang udaranya cukup sejuk.

Kira-kira di bumi ini hidup sekitar 20.000 lebih jenis tumbuhan yang masuk ke dalam jenis tumbuhan paku-pakuan. Jadi tidak heran jika ada beberapa hal khusus yang akan berpengaruh pada proses klasifikasi tumbuhan ini.

Proses klasifikasi tersebut dipengaruhi oleh seperti bentuk daun. Hal ini bisa dilihat dari bagaimana susunan daunnya dan seperti apa bentuk daunnya. Kemudian, dilihat dari bentuk serta susunan fisik tubuh tanaman itu sendiri. Selain itu, susunan untuk bagian sporanya juga dapat mengklasifikasikan tanaman ini.

Empat Jenis Klasifikasi Tumbuhan Paku

Ada empat jenis untuk klasifikasi tumbuhan paku. Dan sebelum membahas satu per satu dari setiap jenis tumbuhan tersebut, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu bagaimana ciri dari tumbuhan paku ini. Berikut ciri khas yang ada pada tanaman bernama tumbuhan paku.

  • Tumbuhan paku memiliki batang, daun dan juga akar yang sejati. Itulah kenapa tanaman ini dikenal sebagai tumbuhan yang memiliki kromus.
  • Yang menjadi ciri utama pada bagian daun tumbuhan ini adalah adanya daun yang berbentuk menggulung disaat tumbuhan paku masih berusia muda. Lalu ada juga daunnya yang berukuran kecil dan ada juga daun yang berukuran besar.
  • Untuk bagian batang dan juga bagian akarnya berada di bawah tanah dan daunnya juga akan tumbuh keatas. Namun, ada juga beberapa jenis tanaman paku yang memiliki batang diatas permukaan tanah. Beberapa jenis tanaman yang masuk ke dalam jenis ini seperti alsopyla, cyathea dan juga psilotum.
  • Memiliki spora yang terletak di sporangium. Tumbuhan paku juga memiliki sel penutup dan menempel pada bagian dinding yang cukup tebal dan memiliki bentuk seperti cincin, namanya adalah annulus.
  • Bila kondisi sedang kering, annulus akan berubah menjadi berkerut karena akan membuat sporangium menjadi pecah. Spora ini bila berada di lingkungan yang mendukung maka akan tersebar dengan sangat cepat kemudian akan bertumbuh menjadi tumbuhan paku yang baru.
  • Memiliki mikrofil yang berbentuk sisik dan menyerupai seperti rambut namun tidak memiliki tangkai, tidak memiliki tulang kecuali pada jenis tumbuhan paku ekor kuda dan juga paku kawat.
  • Sorus berada di bagian bawah dan sangat terlindungi oleh indusium.

Berikut adalah beberapa jenis untuk tumbuhan paku berdasarkan klasifikasinya:

Psilopsida ( Paku Purba)

Klasifikasi tumbuhan paku yang pertama adalah Psilopsida. Di Indonesia tumbuhan ini dikenal dengan nama tumbuhan Paku Purba. Namanya berasal dari bahasa Yunani yang berarti telanjang atau primitive. Saat ini anggota untuk tumbuhan paku dengan jenis ini sudah semakin langka dan nmasuk ke dalam jenis fosil.

Berbagai penelitian membuktikan bahwa tumbuhan paku purba ini sudah hidup sejak jaman Devonian dan jaman Silurian lalu. Sudah cukup lama bukan? Sampai saat ini, yang masih ada di dunia dan bisa ditemukan oleh manusia hanya beberapa jenis saja seperti Psilotum Nudum.

Untuk ciri dari klasifikasi tumbuhan paku yang pertama ini adalah hidup pada jaman purba, tinggi maksimal sampai dengan 1 meter, tidak punya akar, daun dan batang sejati serta memiliki bagian bernama rizom yang sekelilingnya dipenuhi oleh rizoid. Tapi beberapa jenis tumbuhan paku memiliki beberapa cirri seperti memiliki daun dengan ukuran lebih kecil dan penuh sisik, memiliki gemetofit yang terdiri dari bagian sel namun tidak memiliki zat hijau daun yang juga dikenal dengan nama klorofil.

Sphenopsida ( Paku Ekor Kuda)

Klasifikasi tumbuhan paku yang kedua dikenal juga dengan nama paku ekor kuda. Disebut seperti ini karena tumbuhan paku ini memiliki bagian dengan cabang batang yang bentuknya khas atau mengulir seperti lingkaran dan mirip dengan bentuk ekor kuda. Tumbuhan ini biasa tumbuh subur di lokasi yang penuh dengan pasir. Daunnya berukuran kecil dengan sisik. Untuk warnanya sendiri agak sedikit transparan. Batangnya sendiri memiliki ruas dan rongga dan berjenis batang keras.

Ciri untuk klasifikasi tumbuhan paku yang satu ini adalah:

  • Tumbuh di tempat berpasir
  • Memiliki batang yang berulir seperti ekor kuda
  • Sporoitnya berbentuk daun dengan ukuran yang kecil
  • Batangnya berongga juga beruas
  • Di zaman purba dulu, tinggi tanaman paku ekor kuda ini bahkan bisa sampai 15 meter.
  • Tumbuhan ini berasal dari genus equisetum
  • Tumbuhan ini bisa menghasilkan spora demean yang bentuknya sama dengan ukurannya.

Pteropsida ( paku sejati)

Ini adalah jenis tumbuhan paku-pakuan yang paling sering ditemukan di berbagai tempat yang lembab, basah dan cenderung sedikit basah. Hidup tumbuhan ini di bagian tanah basah, pohon atau di dalam air. Ada banyak sekali jenis tanaman tumbuhan paku sejati ini yang juga ditemukan di hutan tropis dan daerah dengan iklim yang serupa. Klasifikasi tumbuhan paku yang ini yang paling umum ditemukan saat ini.

Tumbuhan paku sejati ini memiliki akar, batang dan juga bagian daun. Untuk jenis daun  bentuknya seperti lembaran dan tidak bergulung. Untuk tulang daunnya sendiri memiliki beberapa cabang. Gametofit pada daun ini memiliki zat hijau daun atau dikenal dengan nama klorofil.

( Paku Kawat )

Klasifikasi tumbuhan paku berikutnya adalah paku kawat. Beberapa nama yang dikenal dari jenis ini adalah pinus atau juga lumut gada. Hanya saja sebenarnya hanya sekedar mirip dan bukan lumut atau pinus yang sesungguhnya. Beberapa penelitian menduga kalau jenis paku kawat yang satu ini sudah eksis di bumi sejak jaman Devonian.

Klasifikasi tumbuhan paku kawat ini memiliki ciri khas sebagai berikut:

  • Hidupnya pada saat jaman purba
  • Makanannya di dapatkan dengan cara simbiosis dengan jamur
  • Bentuk batang paku kawat ini menyerupai kawat
  • Gametrofit tidak memiliki zat hijau daun atau klorofil
  • Bentuk rambutnya menyerupai sisik halus
  • Dulu tanaman ini bisa tumbuh sampai setinggi 3 meter dengan habitat hidupnya di dalam rawa-rawa
  • Saat ini tanaman ini sudah menjadi salah satu fosil atau bahkan sudah ada dalam bentuk batubara
  • Tumbuhan paku kawat yang saat ini hidup berukuran jauh lebih kecil dan biasanya banyak ditemukan di daerah hutan tropis , kulit pohon. Tapi tumbuhan ini bukanlah parasit.

Itulah beberapa klasifikasi tumbuhan paku yang bisa Anda ketahui. Dengan begitu banyak jenis tumbuhan paku di alam, tentu bukan hal yang mudah untuk Anda ketahui satu persatu. Untuk itu, dengan klasifikasi diatas, setidaknya Anda akan mendapatkan sedikit gambaran tentang tumbuhan paku yang Anda temui. Sampai jumpa di artikel artikel bangkudepan lainya, semoga bermanfaat.

Pencarian Terkait:

Tags: #alam #belajar #ilmu alam #IPA #SMA #SMP

Inilah Penjelasan Lengkap Metagenesis Tumbuhan Paku
Inilah Penjelasan Lengkap Metagenesis Tumbuhan Paku
Tumbuhan paku-pakuan bukanlah jenis tanaman yang asing
6 Manfaat Tumbuhan Paku yang Wajib Kamu Ketahui
6 Manfaat Tumbuhan Paku yang Wajib Kamu Ketahui
Nama tumbuhan paku mungkin sering Anda dengar.
Inilah Ulasan lengkap Ciri ciri Tumbuhan Paku
Inilah Ulasan lengkap Ciri ciri Tumbuhan Paku
Disini Anda akan mendapatkan informasi mengenai cirri-ciri
Inilah Contoh Contoh Tumbuhan Paku Berdasarkan Jenis Sporanya
Inilah Contoh Contoh Tumbuhan Paku Berdasarkan Jenis Sporanya
Tumbuhan paku memiliki ciri khas yang bisa

Comments are closed.

Must read×

Top