Dispora Surakarta kebingungan menerapkan 2 kurikulum

Penghentian kurikulum 2013 oleh  pemerintah sangat dirasakan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Diskpora) Kota Surakarta.

Asih Sunjoto Putro, Sekretaris Komisi IV DPRD Solo  mengatakan, pemberlakuan dua kurikulum yang berbeda dalam satu tahun ajaran masih sangat membingungkan.

“Dalam Permendiknas Nomor 160 Tahun 2014 disebutkan sekolah yang sudah menggunakan kurikulum 2013 selama tiga semester dilanjutkan kurikulumnya. Sedangkan bagi sekolah yang baru satu semester disarankan kembali ke kurikulum 2006. Namun, ada sekolah yang baru satu semester, tetapi tetap memakai kurikulum 2013. Hal ini sangat membingungkan,” ujar Asih dalam rilisnya, Rabu (14/1).

Asih juga mengatakan berubahnya kurikulum hanya dalam semester yang berbeda akan menimbulkan banyak permasalahan bagi sekolah.

Misalnya, jika sekolah semester ganjil menggunakan kurikulum 2013, sedangkan di semester genap menggunakan kurikulum 2006, tentu akan bermasalah dalam rapor siswa. Sebagai contoh, pelajaran Teknologi Informasi Komputer di kurikulum 2006 ada, sedangkan di kurikulum 2013 tidak ada.

Dalam jangka waktu yang lama, adanya perbedaan kurikulum tiap sekolah akan berimbas saat penyesuaian siswa baru. Apalagi ketika sekolah asalnya menggunakan kurikulum yang berbeda.

“Saat siswa masuk ke sekolah yang menggunakan kurikulum yang berbeda dengan sekolah asalnya, ini akan membuat bingung siswa itu. Hal ini karena metode pembelajaran dalam kurikulum itu berbeda drastis,” kata Asih.

Asih pun berharap,  program-program pemerintah pusat selanjutnya tidak menyusahkan masyarakat.

“Program pusat terkesan kurang terencana dengan baik sehingga dinas pun merasa kesulitan untuk menjelaskan ke masyarakat. Koordinasi dari pusat maupun provinsi sangat penting agar masyarakat tidak dibuat bingung tentang permasalahan ini,” pungkasnya.

sumber : republika

Pencarian Terkait:

Tags: #2003 #2006 #2013 #dispora #kurikulum #mendikbud

Inilah Penentu Kelulusan SNMPTN 2016
Inilah Penentu Kelulusan SNMPTN 2016
Meski masih memasuki proses pendaftaran, para siswa
Praktik baik dalam Pelaksanaan MOS / OSPEK di SMPN 12 Jakarta
Praktik baik dalam Pelaksanaan MOS / OSPEK di SMPN 12 Jakarta
Senin 27 Juli 2015 Merupakan hari pertama
Pemerintah Berencana Tingkatkan Daya Tampung Sekolah
Pemerintah Berencana Tingkatkan Daya Tampung Sekolah
Pemerintah berencana meningkatkan daya tampung sekolah secara

Leave a reply "Dispora Surakarta kebingungan menerapkan 2 kurikulum"

Must read×

Top