Beasiswa Pendidikan Dokter Spesialis

Beasiswa Pendidikan Dokter Spesialis adalah program beasiswa yang dibiayai oleh pemerintah Indonesia melalui pemanfaatan Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (DPPN) dan dikelola oleh LPDP untuk pembiayaan studi lanjut pada program spesialis di perguruan tinggi di dalam negeri.

Beasiswa ini bertujuan untuk mendukung ketersediaan sumber daya manusia Indonesia yang berpendidikan dan berkualitas serta memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi dan mempunyai visi masa depan bangsa yang kuat sebagai pemimpin Indonesia masa depan. Komitmen LPDP tersebut diwujudkan melalui pemberian bantuan pendanaan dalam bentuk beasiswa kepada masyarakat untuk studi lanjut pada program spesialis kedokteran di perguruan tinggi unggulan baik di dalam negeri bagi yang memenuhi kualifikasi LPDP.

Sasaran pelamar Beasiswa Pendidikan Dokter Spesialis adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang mempunyai kemampuan akademik yang unggul dan jiwa kepemimpinan yang kuat serta berkeinginan untuk melaksanakan studi lanjut pada program spesialis kedokteran di perguruan tinggi tujuan LPDP.

Sasaran bidang ilmu Beasiswa Pendidikan Dokter Spesialis, sesuai prioritasnya, adalah sebagai berikut:

  • Spesialis Obstetri & Ginekologi;
  • Spesialis Anak;
  • Spesialis Penyakit Dalam;
  • Spesialis Gizi Klinik;
  • Spesialis Anastesiologi.

Persyaratan Pendaftar

Persyaratan bagi pelamar Beasiswa Pendidikan Dokter Spesialis dijabarkan dalam persyaratan umum dan persyaratan khusus berikut:

Persyaratan Umum

Pelamar beasiswa untuk studi lanjut pada program pendidikan dokter spesialis adalah mereka yang memenuhi ketentuan sebagai berikut:

  1. Warga Negara Indonesia;
  2. Mempunyai jiwa kepemimpinan, integritas, idealisme dan nasionalisme;
  3. Aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan;
  4. Bersedia menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa pelamar: i) Tidak sedang menerima/akan menerima beasiswa dari sumber lain; ii) Tidak pernah/akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar hukum; iii) Tidak pernah/akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik akademik; iv) Selalu mengabdi untuk kepentingan bangsa Indonesia; v) Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia; vi) Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP; vii) Telah mendapatkan izin dari atasan bagi yang sedang bekerja; viii) Telah mendapatkan rekomendasi dari tokoh masyarakat bagi  yang belum/tidak sedang bekerja, atau rekomendasi dari atasan bagi yang sedang bekerja; ix) Memilih program spesialisasi dokter dan perguruan tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP; x) Menulis esai dengan tema “Peranku Bagi Indonesia” dan “Sukses Terbesar Dalam Hidupku”.

Persyaratan Khusus

Pelamar beasiswa untuk studi lanjut program pendidikan dokter spesialis adalah mereka yang memenuhi ketentuan berikut ini:

  1. Usia maksimum pada saat wawancara maksimal 35 tahun;
  2. Minimal skor TOEFL  ITP 500 / iBT 61 / IELTS  6,0 / TOEIC 600 atau lainnya yang setara;
  3. Dokter yang memiliki Surat Tanda Regristasi (STR) yang diterbitkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia (KKI);
  4. Minimal rata-rata IPK 3,0 untuk gabungan IPK sarjana dan profesi;
  5. Sanggup menyelesaikan studi program pendidikan dokter spesialis sesuai masa studi yang berlaku;
  6. Memiliki Surat Tanda Diterima (Letter of Acceptance di perguruan tinggi tujuan dengan status tanpa persyaratan (Unconditional) (jika ada).

Kampus Tujuan, Bidang Spesialisasi dan Lama Masa Studi

Kampus Tujuan, Bidang Spesialisasi, dan Lama Studi Beasiswa Pendidikan Dokter terangkum dalam tabel di bawah ini:

No Spesialisasi Kampus Tujuan Lama Masa Studi
1. Spesialis Obstetri & Ginekologi 1.     Universitas Padjadjaran2.     Universitas Indonesia

3.     Universitas Diponegoro

4.     Universitas Gadjah Mada

5.     Universitas Airlangga

6.     Universitas Hasanuddin

7.     Universitas Andalas

8.     Universitas Brawijaya

9.     Universitas Negeri Surakarta

9 Semester
2. Spesialis Anak 1.     Universitas Padjadjaran2.     Universitas Indonesia

3.     Universitas Diponegoro

4.     Universitas Gadjah Mada

5.     Universitas Airlangga

6.     Universitas Hasanuddin

7.     Universitas Andalas

8.     Universitas Brawijaya

9.     Universitas Negeri Surakarta

8 Semester
3. Spesialis Penyakit Dalam 1.     Universitas Padjadjaran2.     Universitas Indonesia

3.     Universitas Diponegoro

4.     Universitas Gadjah Mada

5.     Universitas Airlangga

6.     Universitas Hasanuddin

7.     Universitas Andalas

8.     Universitas Brawijaya

9.     Universitas Negeri Surakarta

9 Semester
4. Spesialis Anestesiologi 1.     Universitas Padjadjaran2.     Universitas Indonesia

3.     Universitas Diponegoro

4.     Universitas Gadjah Mada

5.     Universitas Airlangga

6.     Universitas Hasanuddin

7.     Universitas Negeri Surakarta

7 Semester
5. Spesialis Gizi Klinik 1.     Universitas Indonesia 4 Semester

Komponen Pembiayaan

Untuk mendukung kelancaran dan keberhasilan studi lanjut pada program pendidikan dokter spesialis tersebut diberikan bantuan dana pendidikan yang meliputi beberapa komponen berikut:

Biaya Pendidikan

  1. Pendaftaran (at cost);
  2. SPP, termasuk matrikulasi non bahasa, Bantuan Operasional Pendidikan, Penyelenggaraan di Rumah Sakit Pendidikan, Pelatihan Kursus Wajib, Karya Ilmiah, Ujian Ketrampilan, Praktikum Klinik, dan Ujian Nasional(at cost);
  3. Non – SPP, yang dapat digunakan untuk tunjangan buku, tesis, seminar, publikasi, wisuda (paket, per tahun, akumulatif).

Biaya Pendukung

  1. Transport Keberangkatan dan kepulangan studi dari asal domisili ke perguruan tinggi tujuan (satu kali, at cost);
  2. Asuransi kesehatan (paket);
  3. Hidup bulanan/living allowance (paket);
  4. Tunjangan Keluarga (paket);
  5. Kedatangan (settlement allowance) (paket);
  6. Keadaan darurat/force majeure yang disetujui LPDP.

Waktu Pendaftaran

Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Dokter Spesialis dibuka sepanjang tahun, dengan proses seleksi yang dilakukan sebanyak 4 (empat) kali yaitu pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember. Bagi pendaftar yang sudah memiliki LoA, tanggal perkuliahan dimulai paling cepat 6 bulan setelah tanggal wawancara.

Info lebih lanjut buka disini

Pencarian Terkait:

Tags: #beasiswa #dokter spesialis

Contoh Surat Rekomendasi Beasiswa
Contoh Surat Rekomendasi Beasiswa
Surat rekomendasi beasiswa merupakan salah satu hal
Kabar Baik: Beasiswa StuNed Diperpanjang hingga April
Kabar Baik: Beasiswa StuNed Diperpanjang hingga April
Tenggat waktu pendaftaran program beasiswa Studi di
Studi Ke Belanda : Cari Kampus Dulu atau Cari Beasiswa Dulu?
Studi Ke Belanda : Cari Kampus Dulu atau Cari Beasiswa Dulu?
Untuk studi di luar negeri, tahapan pertama

Leave a reply "Beasiswa Pendidikan Dokter Spesialis"

Must read×

Top