Apa Perbedaan Sarjana dan Diploma?

Apa perbedaan Sarjana dan Diploma? Inilah salah satu pertanyaan yang sering muncul di benak siswa SMA yang hendak melanjutkan belajar ke perguruan tinggi. Untuk mereka yang hendak melanjutkan ke perguruan tinggi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, mulai dari memilih jurusan, perguruan tinggi dan jenjang yang akan ditempuh yaitu Sarjana atau Diploma.

Sebelum kita bahas perbedaannya, kita harus mengetahui dulu apa yang dimaksud Sarjana dan Diploma.

Sarjana (dari bahasa Sansekerta, dalam bahasa Inggris bachelor) adalah gelar akademik yang diberikan kepada lulusan program pendidikan strata (S1) atau undergraduate. Untuk mendapatkan gelar sarjana secara normatif dibutuhkan waktu selama 4 (empat) sampai 6 (enam) tahun, tapi ada juga yang menyelesaikannya dalam 2 (dua) tahun ataupun lebih dari 6 (enam) tahun. Hal tersebut tergantung dari kebijakan dari perguruan tinggi yang ditetapkan. Karya ilmiah yang diwajibkan dan merupakan persyaratan untuk memperoleh gelar sarjana dinamakan dengan skripsi.

Diploma adalah sebuah sertifikat atau akta yang dikeluarkan oleh lembaga pendidikan, seperti universitas, yang menerangkan bahwa penerima telah menyelesaikan program studi tertentu, atau menganugerahkan suatu gelar akademik dengan jangka waktu dan bobot yang lebih pendek dari Sarjana contohnya D1 (Diploma-1) masa kuliahnya 1 tahun, D2 (Diploma-2) masa kuliahnya 2 tahun, dan D3 (Diploma-3) masa kuliahnya 3 Tahun, untuk mendapatkan gelar studinya maka harus menyelesaikan karya ilmiah yang disebut Tugas Akhir sebagai persyaratannya.

Secara umum, perbedaan program Diploma dan Sarjana terletak pada kurikulumnya, Diploma memiliki bobot studi 60% praktek dan 40% teori, sebaliknya Sarjana memiliki bobot studi 40% Praktek dan 60% teori. Dengan penyusunan kurikulum yang seperti ini diharapkan lulusan Diploma ini akan siap untuk bekerja, sedangkan lulusan Sarjana diarahkan ke bidang riset dan disiapkan untuk melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi sampai jenjang akademis Doktor, sama halnya dengan SMA dan SMK.

Program Sarjana memiliki beberapa karakteristik sebagai berikut:

– Masa studi berkisar 3,5 sampai 5 tahun.

– Mendapatkan pendalaman teori yang kuat

– Memiliki kemampuan riset dan analisis mendalam

– Peluang mengikuti organisasi internal dan eksternal kampus lebih luas

– Mendapatkan kesempatan magang di institutusi (perusahaan/pemerintahan/LSM)

– Beberapa perguruan tinggi mewajibkan Praktik Kerja Lapangan (PKL)

– Tugas akhir berupa skripsi

– Bergelar sarjana sesudah lulus

Sedangkan program Diploma memiliki beberapa karakteristik seperti :

– Mata kuliahnya bertujuan memberikan skill/vokasional

– Masa studi 1 tahun (D1), 2 tahun (D2) dan 3 tahun (D3)

– Membekali praktik lebih banyak

– Tugas akhir berupa kerja praktik dan laporan

– Melahirkan tenaga terampil berkualifikasi pendidikan tinggi formal ke dunia usaha/industri

– Bergelar Ahli Pratama/A.P. (D1), Ahli Muda/A.Ma (D2) atau Ahli Madya/A.Md. (D3)

Sudah cukup jelaskan tentang perbedaan Sarjana dan Diploma? Pastikan anda sudah memikirkan matang-matang, sebelum anda memilih melanjutkan ke jenjang Sarjana atau Diploma. Semoga bermanfaat.

Pencarian Terkait:

Tags: #diploma #perbedaan #sarjana

8 Saran Asing Yang Berguna Buat Mahasiswa
8 Saran Asing Yang Berguna Buat Mahasiswa
Masa-masa kuliah sering jadi momen yang sulit dilupakan
Belajar Finansial sejak Dini
Belajar Finansial sejak Dini
Seberapa muda seseorang mesti mulai memahami seluk
Sinopsis : English Vinglish
Sinopsis : English Vinglish
English Vinglish adalah sebuah film yang unik
Jangan Hanya Bertumpu pada Pendidikan Formal
Jangan Hanya Bertumpu pada Pendidikan Formal
Jutaan anak usia sekolah yang belum bersekolah

Leave a reply "Apa Perbedaan Sarjana dan Diploma?"

Must read×

Top